Belajar Piano Klasik Atau Pop?

classicvspop

Mungkin Anda bingung harus mulai belajar piano dari piano klasik atau pop. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangannya:

Piano Klasik

  1. Cocok diawali dari usia semuda mungkin, karena harus belajar membaca not balok terlebih dahulu baru bisa memainkan piano klasik (mozart, dll)
  2. Sangat bagus untuk fingering (penjarian), karena penjarian yang benar membuat Anda bisa bermain dengan teknik sempurna.
  3. Butuh waktu lama untuk belajar membaca not balok, melatih jari sampai memainkan karya-karya hebat yang membutuhkan disiplin latihan ekstra keras
  4. Cocok untuk Anda yang memang sangat mencintai piano dan ingin hidup bersama piano.
  5. Kekurangannya (tidak selalu), banyak pianist klasik yang tergantung dengan buku, sehingga begitu buku/partiturnya tidak ada, mereka harus menulis dulu baru bisa bermain.  Beberapa lagu memang bisa mereka hafalkan, tetapi mereka memang bermain mengandalkan membaca.
  6. Pianist klasik tidak terlatih berimprovisasi seperti pop dan jazz karena memang dunianya berbeda. Jika Anda berjiwa bebas dan suka improvisasi yang jauh melenceng dari lagu aslinya, Anda tidak cocok bermain di klasik.
  7. Pianist Klasik tidak cocok mengiringi penyanyi, karena mereka terdidik untuk bermain solo piano. Beberapa pianist klasik yang bisa mengiringi penyanyi, itu karena mereka tidak mau fokus bermain solo dan mulai membuka diri untuk belajar sebagai pianist pengiring.

Piano Pop

  1.  Bisa mulai belajar di usia berapapun karena tidak harus membaca not balok dan bahkan bisa tanpa membaca not angka sekalipun.
  2. Kemampuan penjarian sangat kurang, karena itu teknik permainan tidak sempurna, kurang rapi dan jauh lebih “manusiawi” daripada klasik yang cenderung “robotic”.
  3. Lebih singkat waktu belajarnya kalau bisa learn by doing, langsung praktek tanpa belajar baca not balok. Bisa langsung belajar lagu yang Anda sukai (lagu kekinian) dengan versi yang disederhanakan sesuai kemampuan Anda.
  4. Cocok untuk Anda yang suka dengan piano sebagai hobi, tetapi tidak mau hidup bersama piano 🙂
  5. Tidak tergantung buku, tetapi lebih mengandalkan intuisi/sense of music. Jika kemampuan listening Anda kurang, Anda tetap bisa tergantung buku untuk memandu Anda.
  6. Pianist Pop dari awal terbiasa improvisasi karena pop mengijinkan Anda bermain ‘semau anda’. Musikalitas Anda mudah terlihat dari kebebasan Anda.
  7. Pianist Pop terbiasa mengiringi penyanyi karena Pop bisa dimulai dari hanya bermain harmony, tanpa perlu bermain melody.

Demikian beberapa point bedanya klasik dan pop. Anda pilih mana? semuanya sama bagusnya, tergantung kondisi Anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *